bahkan akipun ada umurnya

Bahkan akipun ada umurnya 




Nahh ini dia sesuatu yang tidak diduga-duga bisa saja kejadian y...

ini baru aja saya alami hari ini minggu tanggal 31 mei 2020 atau 08 Syawal 1441 H.

Jadi begini ceritanya, pagi-pagi seperti biasanya aktivitas rutin mulai dari sahur hari terakhir puasa syawalan lanjut shubuh berjamaah dirumah aja, sampai kuliah shubuh online paralel belajar bisnis online dari para suhu-suhu pakars plus pastinya bantu-bantu istri juga matahari mulai menyingsing tidak lupa olahraga ringan harian bareng si kecil tentunya setelah apel pagi dulu alias sholat dhuha rutin ( ditambah doa semoga kami sekeluarga, warga depok, Jabodetabek, jawa barat, pulau jawa negara indonesia, asia tenggara, benua asia termasuk dunia secara keseluruhan agar segera diangkat wabah covid 19 ini aamiin yra ).

Karena dari sabtu kemarin lupa panasin mobil maka mumpung ada waktu setelah olahraga jadi sekalian panasin mobil & motor niat awalnya.

Si kecil kalau abinya mau panasin mobil pasti ikut-ikutan maklum anak laki y...., seperti biasa dia yang mau stater itu mobil tapi alangkah kagetnya pas stater pertama koq bunyinya aneh malah bunyi putaran dinamo stater dan lampu depan Daylight yang nyala tapi mesin tidak kunjung menyala padahal indikator di dashboard semuanya on seperti biasanya diulangi sama juga, tadinya apa gegara anak saya kurang injak pedal rem nya  saat starter mobil atau salah tekan tombol starternya sampai saya ulang beberapa kali sama juga tidak mau menyala. 

Penasaran kira-kira darimana ini trouble nya maka saya buka kap mesinnya lalu tiba- tiba ingat dengan aki / battery mobil yang sudah dibilang mekanik langganan, dia mewanti-wanti saya supaya siap-siap saja karena usia aki sudah lewat 2 tahun jadi bisa kapan saja soaknya.

Tak sampai disitu saya juga buka manual book coba cari tahu kendala seperti ini apa kira-kira penyebabnya feeling kuat ke aki soak jadi sambil baca-baca biar haqqul yakin saya hubungi montir kepercayaan yang baik hati dan tidak sombong setelah saya hubungi via wa call ternyata pak Ra***** sedang alami ke musibahan yang bersangkutan kemarin sabtu jatuh dari motor jadi ada luka2 lecet kaki dan tangan sebelah kiri masyaALLOH pak semoga lekas pulih sehat y..syafakalah pak, y....

sampai ngak enak gangguin beliau lagi istirahat pemulihan dari kecelakaan padahal yach..., cuma memang beliau karena baik saya tanya masih bantu info jawab penasaran saya terhadap kendala mobil pagi ini.

Ternyata betul dari akinya sudah soak alias sudah mati karena faktor usia itupun saya bersyukur karena rata2 umur aki kisaran 2 tahunan sementara aki ini bisa tembus hampir 3 tahun kurang 12 hari saja.

Akhirnya saya memutuskan ganti aki cari shop & drive terdekat karena bisa antar jemput akinya, sampai disini sebelum saya lanjut cerita mohon maaf terlebih dahulu kepada beberapa client saya yang bisnis aki karena posisi mobil sudah off tidak bisa nyala & rata-rata lokasi bengkel client-client itu di area jakarta barat & tangerang jadi dari lokasi rumah cukup jauh makanya saya cari yang terdekat dari rumah, sekali lagi mohon maaf y...

Singkat cerita mekanik shop & drive datang ke rumah siang nya lalu proses pergantian akipun di eksekusi sampai disini saya belum ada ide untuk buat cerita ini nahh pas si mas zul****** montir shop & drive cerita tentang aki kaitan perawatan, umur aki lalu masa garansi plus cara ideal dalam jadwal panasin  mobil barulah  AHA keluar ide, koq rangkaian kejadian dari tadi pagi sampai siang ini sama persis dengan konsep hidup ideal 7H=HSSB nya saya jadi sebelum akinya diboyong si mas saya photo dulu buat bahan content blog saya dalam rangkaian OIJ777 the series ( yakni kisah nyata dalam hidup saya yang saya tuangkan dalam bentuk cerita seru pastinya ).

si mas pun info bahwa aki ini bisa tahan 2 tahunan dengan syarat per 2 bulan periksa rutin cek kondisi air aki terutamanya karena saya belinya aki basah sesuai saran dari mekanik saya yang mana aki basah lebih kuat ketimbang aki kering ternyata... catet y....

Termasuk si mas montir shop & drive info kalau garansinya hanya 3 bulan saja disini saya block noted / stabilo lah y...bahwa namanya garansi = asuransi jadi suatu jaminan yang dikeluarkan terhadap resiko-resiko yang akan terjadi selama 3 bulan kedepan bisa diklaim di semua jaringan shop & drive infonya.

wah menarik nich saya bilang koq sama y...asuransi juga mekanisme nya sama dia berikan proteksi terhadap objek yang diasuransikan, yang tambah menariknya adalah aki yang saya yang pertama tadi kategorinya masuk ke HTL alias Hidup Terlalu Lama ( diatas 2 tahun hidupnya ), meskipun soak juga tapi dia sudah buktikan  masa bhakti selama 3 tahun ini (eng ing eng y...), ada juga mobil teman yang baru dibeli dari showroom akinya hanya kuat 3 bulan saja maka aki jenis tersebut masuk kategori HTC alias Hidup terlalu cepat meski tidak masuk akal koq bisa mobil baru mengalami akinya soak.

Begiupun kita manusia banyak yang mengalami fase hidup HTL ( Hidup terlalu lama ) tadi dan tidak sedikit juga yang hidupnya pendek saat bayi atau balita atau masih muda produktif sudah wafat tutup usia.

Kalau aki tadi saat dibeli baru harga bisa kisaran 1,4 juta sampai dengan 2 jutaan maka saat soak harga bekas nya drop kisaran 180 ribuan saja, nahh manusia selaku khalifah dimuka bumi ini, kita lahir ke dunia tanpa sehelai benang pun lalu saat wafat seberapa besar nilai atau value diri kita? ( silahkan dijawab dibenak masing-masing pertanyaan ini ).

Kalau saya buat perbandingan bapak bijak dan bapak tunda semisalnya saat hidup katakanlah sama-sama kerjanya, posisi pun sama lalu gaji dan bonus sama besarnya namun ada yang beda yakni pak Bijak mengalokasikan  20 % dari income untuk proteksi dimana gaji beliau anggap saja Rp. 25 juta/ bulan jadi alokasikan Rp. 5 juta / bulan dengan beberapa variabel jenis proteksi termasuk proteksi income yang Pak Bijak ambil dalam system polis syariah senilai 3 Milyar dimana beliau alokasikan 30 % ( 900 juta ) dari nilai proteksi tersebut untuk diwakafkan jadi yang nilai Rp 2,1 M buat ahli waris Rp. 900 juta nya untuk wakaf.

Bagaimana dengan pak tunda yang bersangkutan juga sebenarnya sudah niat mau seperti pak Bijak  ambil proteksi namun karena masih sayang alokasikan 5 juta per bulan jadi selalu tertunda-tunda ada aja alasannya masih lebih kuat beli velg mobil, masih senang buat dugem-dugem juga manjakan anak istri tiap weekend wisata mall2 & Travelling, meski pak tunda amat sadar bahwa dia juga selaku kepala keluarga ada resiko hidup yang harus segera dishare ke pihak ketiga dalam hal ini asuransi.

Lantas apa yang terjadi tatkala pak bijak & pak tunda wafat bersamaan saat dinas luar kota mereka alami kecekaaan pesawat perintis yang mereka tumpangi menabrak tebing yang tinggi di kawasan hutan papua saat lakukan inspeksi ke lokasi mining perusahaan.

Sudah pasti sangat tragis ditinggalkan orang yang kita sayangi lebih-lebih wafat dengan cara accident sudah begitu jauh di papua kejadiannya, sama-sama kehilangan  baik keluarga pak Bijak maupun keluarga Pak Tunda, namun sahabat hati ada perbedaan mencolok tatkala pasca wafatnya mereka berdua terhadap nasib kedua keluarga ini  ahli waris pak bijak dengan dana proteksi polis syariahnya senilai Rp. 2,1 M setelah diberikan 30 % ke beberapa lembaga yayasan pesantren selaku mauquf'alaih ( penerima wakaf alm pak bijak ) masih ditambah santunan dr bpjs ketenagakerjaan sebesar  Rp.100 juta juga santunan dari kantor rekan2 sejawat Rp.50 juta total yang diterima bu bijak dan anak-anak Rp. 2,25 Milyar maka in shaa Alloh secara human life value atau nilai standar ekonomi bisa dipergunakan melanjutkan episode hidup mereka selanjutnya sampai anak-anaknya mentas sukses capai impian hidup dimasa depan berkat kesigapan mendiang alm ayahandanya pak Bijak saat produktif, sehat berjaya secara karir dan ada kesempatan untuk memaksakan diri disiplin alokasi proteksi dulu 20 % dari 100 % baru buat alokasi konsumsi sisa 80 % nya setelah dipotong dulu kewajiban ziswaf ( zakat, infak sedekah ) tentunya.

Lalu bagaimana nasib keluarga alm pak Tunda, bu Tunda shock bukan alang kepalang sudah mendapatkan musibah kehilangan belahan jiwanya lalu pusing tujuh keliling memikirkan bagaimana dia dan anak- anak bisa melanjutkan episode kehidupan selanjutnya karena banyaknya cicilan-cicilan yang mesti dibayarkan setiap bulannya ada kpr pakai credit life insurance ( cli ) an. alm namun bagaimana cicilan kpm dan yang lainnya yang an. bu tunda sementara sang pencari nafkah sudah tiada? secara santunan duka dari bpjs ketenagakerjaan dan dari rekan2 sejawat sama terima juga seperti keluarga alm pak Bijak namun ini hanya cukup dipakai buat ganjel biaya hidup lebih kurang 6 atau 7 bulan kedepan saja setelah itu bagaimana jalani hidup ini? tentunya miris hati juga melihat nasib keluarga bu tunda ini, andai waktu bisa diputar ulang kembali pastilah bu tunda akan mendesak alm pak tunda untuk segera ambil proteksi seperti alm pak bijak, tapi itu dia, semua kita tahu kesempatan belum tentu bisa datang dua kali dikehidupan ini.


Jadi moral ceritanya marilah kita yang saat ini masih sehat, muda, kuat dan produktif yuks kita setting perencanaan keuangan idela buat kita dan orang-orang yang kita sayangi selagi masih ada terbuka pintu kesempatan itu, jangan seperti nasib si aki mobil saya tadi diatas atau juga yang lebih tragis nasib keluarga alm pak tunda sebagai analoginya.

Baiklah sahabat hati semuanya tetap optimis, sehat lahir bathin jalani kondisi pandemi ini. Semoga ada hikmah dari cerita saya diatas plus terakhir apabila sahabat membutuhkan teman diskusi perihal perencanaan keuangan silahkan hubungi saya atau bisa joint juga di channel telegram saya:

https://t.me/okejuansyah777

Terima kasih dan sampai jumpa di OIJ777 The Series berikutnya....

wassalam wrwb 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar